Monday, 6 June 2011

Best of Indonesia * Wisata Air Terjun di Indonesia

Air yang tumpah dari ketinggian tebing-tebing batu menjadi pemandangan indah. Di bawahnya, orang berkerumun dan siap bermain pancuran alami atau berenang di kolam yang sejuk. Di berbagai tempat di Indonesia, air terjun selalu menjadi objek wisata alam yang menarik.
Inilah beberapa air terjun yang terkenal karena keunikannya.

Lembah Anai
Terletak di tepi Jalan Raya Padang-Bukittinggi, air terjun ini sebenarnya terletak di kawasan cagar alam Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Di sekitar air terjun terdapat monyet yang berkeliaran. Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 60 meter ini punya pemandangan luar biasa. Pada saat liburan, air terjun ini dikunjungi oleh ratusan pengunjung.

Moramo
Keunikan air terjun ini adalah tingkat-tingkatannya. Air terjun Moramo terletak di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Ada yang menghitung tujuh tingkat, ada yang menghitung 10 tingkat. Kurang lebih, air akan jatuh berturutan dari ketinggian 100 meter. Konon, air terjun yang terletak di hutan suaka alam Tanjung Peropa ini juga terkenal akan legenda tempat mandi bidadari. Foto: Antara/Zabur Karuru

Resun
Air terjun Resun terletak di Daik, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Airnya berasal dari sungai-sungai yang mengairi Gunung Daik dan banyak dikunjungi wisatawan lokal saat hari libur. Kawasan Gunung Daik (1165 mdpl) dengan tiga cabang pun sebenarnya bisa menjadi tujuan pendakian. Selain Gunung Daik dan air terjun Resun, ada juga tempat pemandian putri Sultan Mahmud Muhazam Syah, Batu Babi dan Batu Buaya (karena berbentuk mirip seperti babi dan buaya), Batu Belah, pemandian Lubuk Papan dan air terjun Cik Latif. Foto: Antara/Feri

Jembatan Batu
Air terjun Jembatan Batu terletak di Halmahera Utara, Maluku Utara. Sebenarnya air terjun ini tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 10 meter. Tetapi yang istimewa adalah — seperti namanya — bebatuannya berbentuk seperti jembatan batu alami. Selain itu, ada air terjun mini lain yang memungkinkan aktivitas panjat tebing seperti foto di atas. Foto: Tempo/Arie Basuki

Taman Nasional Bantimurung
Air terjun setinggi 15 meter dengan lebar 20 meter ini memberikan daerah yang luas bagi pengunjung untuk menikmati curahan air sejuk. Di sekitar air terjun, terdapat cekungan-cekungan sungai yang biasa dimanfaatkan pengunjung sebagai tempat berenang. Selain menikmati keindahan air terjun, pengunjung Taman Nasional Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan, juga bisa mengunjungi Gua Mimpi yang terkenal dengan stalaktit beningnya. Bantimurung juga terkenal sebagai “Kerajaan Kupu-kupu” karena taman ini adalah habitat bagi ribuan kupu-kupu


Hati-Hati...Radiasi Ponsel Bisa Berujung Kanker Otak

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglIFfjqE25ygYoccHXoo5aHrDrvnwMEipoVdkqYawezQLRPcGUHj5hhuzOMI-0TDEnxVnUBM1PrVcdqbCdrlu8EeOJzBHxzR0p7Hx_KQ9xbd_t35ZsPR7JnkZCzCwsZYmtJTgLs3SxCEim/s1600/ponsel.jpg


Badan Kesehatan Dunia WHO baru-baru ini mengingatkan bahaya radiasi dari ponsel yang diklasifikasikan sebagai "sangat mungkin berisiko kanker". Badan ini sebelumnya telah melakukan peninjauan dari efek gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan manusia.
Deklarasi tersebut didasarkan pada bukti dalam penelitian atas mereka yang menggunakan ponsel secara intensif. Diketahui, intensitas tinggi pemakaian ponsel  mengakibatkan peningkatan risiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas.

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmFXZtQ0mFXPt9NCgyPzZfk0_DR1Qd3CXQSU9cQ7MRQP7EsZVnVl85wqx7u_YQ_ifvzJMW7Z6X9ZszOiPZiL0vqc9vIN7Vd_CeD6ONW6PPzYhGhzm7rYM3VaVjfYi2ISr36kKtPmWa8bc/s320/bahaya-ponsel.jpg

Kesimpulan yang diambil International Agency for Research on Cancer (IARC), badan di bawah WHO, berlaku untuk radiasi elektromagnetik frekuensi radio pada umumnya, meskipun sebagian besar penelitian di daerah ini berpusat pada telepon selular.
Temuan adalah puncak dari pertemuan IARC yang diikuti 31 ilmuwan dari 14 negara untuk mengkaji ratusan hasil penelitian sebelumnya yang telah dipublikasi tentang risiko kanker yang ditimbulkan oleh medan elektromagnetik.  

Jonathan Samet, seorang ilmuwan di University of Southern California, yang memimpin grup itu menyatakan, "Mungkin ada beberapa risiko, dan oleh karena itu kita harus tetap mencermati hubungan antara ponsel dan kanker."
Dalam menunjuk bidang frekuensi radio sebagai "mungkin karsinogenik", WHO telah menempatkan mereka setara dengan sekitar 240 agen lain yang merugikan, termasuk medan magnet tingkat rendah, bedak, dan bekerja sebagai dry cleaner.
Laporan tersebut tidak menemukan mekanisme yang jelas bagi gelombang menyebabkan tumor otak. Radiasi dari ponsel terlalu lemah untuk menyebabkan kanker dengan memecah DNA, yang menyebabkan para ilmuwan mencari faktor penyebab lain. 
 http://www.i-berita.com/wp-content/uploads/2011/01/Ringtone-Ponsel-Beraroma-Akan-Hadir.jpg

"Kami menemukan beberapa benang merah yang memberitahu kita bagaimana kanker dapat terjadi tetapi ada kesenjangan dan ketidakpastian," kata Samet.
Christopher Liar, Direktur IARC, mengatakan bahwa dalam melihat implikasi potensial untuk kesehatan masyarakat, harus ada penelitian lebih lanjut tentang jangka panjang penggunaan  ponsel. "Menunggu ketersediaan informasi tersebut, penting untuk mengambil langkah-langkah pragmatis untuk mengurangi eksposur seperti perangkat hands-free atau SMS," katanya.


Muluskan Wajah dengan Mangga


Mangga juga mengandung serat yang tinggi, tapi rendah kalori dan sodium. Selain itu, mangga juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, potasium, kalsium dan zat besi. Senyawa phenolic dan beberapa enzim dalam mangga juga berguna sebagai obat antikanker. "Phenol dan enzim dalam mangga berguna untuk meningkatkan kesehatan kulit dan rambut, mengontrol diabetes dan meningkatkan sistem imun tubuh. Vitamin B3 dan B-kompleks memperkuat rambut. Enzim magniferin, mempercantik kulit dan berfungsi untuk melawan kanker," kata dermatolog Satish Bhatia.
http://kotaprobolinggo.files.wordpress.com/2010/04/mangga_prob.jpg

















Banyak yang tak menyadari bila beberapa jenis buah justru sarat manfaat bagi kesehatan. Mangga, misalnya. Tak hanya berkhasiat menyegarkan tubuh, namun juga kaya akan vitamin, mineral dan antioksidan yang baik untuk kulit.
"Mangga kaya akan beta-karotena (vitamin A), yang merupakan antioksidan yang sangat baik. Selain untuk peremajaan kulit, vitamin A juga dapat mengatasi jerawat," kata Dr. Apratim Goel, ahli dermatologi dari India, belum lama ini.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpuVgoyEoCGUlc_8pN0RV5qxZ2btzQaNbwIAfm_0nmrFdOJHyoahXBJWLzMwdtarliePPPnsJ8FpwFsMP9lPNjDOReQSAz2SyicJnSttHFuJJ5zU7NpM6Knw5cwAWmZ71AKeqH9qLhoh3H/s1600/mangga3.jpg

Menurut Goel, mengonsumsi mangga secara teratur membuat kulit semakin lembut dan lebih berseri. "Mangga efektif dalam mengurangi penyumbatan pori-pori. Memiliki anti oksidan yang tinggi dan rendah karbohidrat. Buah ini mengandung banyak triptofan, yang membantu pembentukan serotonin yang memproduksi hormon pemacu kebahagiaan."
Mangga mengandung zat besi. Wanita hamil dan penderita anemia dianjurkan untuk mengonsumsi mangga. "Selain daging buahnya, kulit mangga juga kaya akan AHA (alpha hydroxyl acid) dan bisa digunakan untuk meremajakan kulit," tutup Goel


6 Jalan Raya Dengan Pemandangan Terindah di Asia

Meski sebagian besar Asia terdiri atas negara kepulauan dan beberapa kota besar padat penduduk, ada tempat-tempat yang bisa mengakomodasi keinginan Anda untuk menginjak pedal gas mobil dalam-dalam. Inilah beberapa tempat paling indah di Asia untuk menyetir dan menikmati kebebasan di jalanan. Nikmati pemandangan indah selagi merasakan hembusan angin di muka yang terpapar matahari. Dan jangan lupa, bawa daftar lagu favorit Anda untuk mengiringi sepanjang perjalanan!

Photo credits - Shermeee

Great Ocean Road - Australia


Hanya sepelemparan batu dari Melbourne, Anda bisa menemukan Great Ocean Road. Jalan sepanjang 151 mil (243 km) menghubungkan sepanjang pantai selatan Australia. Ini adalah salah satu lokasi favorit di dunia untuk melihat matahari terbenam, apalagi jika Anda berada di dekat 12 Apostles (Rasul), jejeran patahan batu kapur yang mengagumkan. Jangan lewatkan juga tur helikopter di sepanjang pantai jika cuaca mendukung, dan beberapa toko rabat perlengkapan selancar di Torquay. Ada juga area jalan kaki di hutan dekat Lorne yang menyimpan air terjun mempesona. Dan ada beberapa 'pintu masuk' menuju hutan tropis terakhir di Australia, Taman Nasional Great Otway.

Photo credits - wikipedia.org

Jalur Terusan Hai Van -Vietnam

Terusan Hai Van, pada rute 1A antara Hue dan Hoian, diklaim sebagai "sebuah pita kesempurnaan...salah satu jalan pantai terbaik di dunia." Hai berarti awan laut, dan memang perbukitan di sekitarnya kerap tertutup kabut. Rute ini memiliki jalur alternatif, Terowongan Hai Van. Bagi banyak pengemudi, ini adalah jalur yang sulit, jadi waspadalah sebelum mencobanya sendiri! Tapi dengan pemandangan perbukitan hijau, laut yang berkilauan, dan puncak gunung, tempat ini menjadi sangat indah.


Photo credits - N-i-b-i

Jalur Osado Skyline - Pulau Sado, Jepang

Selama bertahun-tahun, Pulau Sado sudah menjadi tempat berlindungnya para pemberontak politik, namun para turis datang ke sini untuk menikmati kedamaian dan ketenangan. Dengan populasi 70 ribu orang, ada ruangan yang lega untuk bersantai sambil menikmati asrinya Pegunungan Osado, tebing laut, dan desa-desa kecil. Aktivitas hiking sangat populer di pulau ini, tapi jangan lewatkan jalanan sepanjang 155 mil (250 km) yang bisa Anda jelajahi. Pemandangan terbaik bisa Anda lihat ketika melewati perpotongan jalur antara pegunungan Osado dan Gunung Kinpoku, puncak tertinggi pulau ini. Pastikan untuk berhenti di titik Hakuundai; jangan lupa, jalan ini akan tutup pada musim dingin (November-April).


Photo credits - Tingting Sullivan

Jalur Phuket Timur Laut - Thailand

Lepas dari Phuket yang ramai, ada beberapa jalur yang bisa Anda lalui untuk melihat pemandangan pedesaan. Salah satunya adalah jalur Mission Mills, sementara yang populer lainnya adalah Kelokan Timur Laut Phuket. Awalnya adalah Monumen Para Pejuang dan mengitari pantai timur pulau tersebut. Ada pemandangan menakjubkan di Teluk Phang-nga dan Anda akan menemukan banyak desa nelayan di sepanjang perjalanan yang mengundang Anda untuk menikmati makanan laut. Jangan lupa juga melihat patung dewa Hindu berkepala gajah, Ganesha.

Photo credits - isafrancesca

Jalan Tol Halsema - Filipina

Jika Anda ingin mencapai puncak tertinggi pada sistem jalan tol Filipina, langsung saja menuju Jalan Tol Halsema yang menghubungkan Baguio dan Sagada. Nama jalan tol ini diambil dari insinyur yang mampu membangun jalan melewati pegunungan. Selain pemandangan peternakan dan kebun-kebun sayur, Anda juga bisa melihat berbagai objek unik. Momen unik ketika Anda melihat banyak dari desa-desa ini yang mendirikan monumen untuk ekspor terbesar mereka, sayuran. Pastikan Anda berhenti untuk berfoto di patung kentang, patung wortel, dan seterusnya. Hanya di Asia...


Photo credits - geoftheref

Dari Twizel ke Mount Cook - Selandia Baru

Air tak pernah terlihat lebih biru dan surreal daripada di Danau Pukaki di tengah South Island, Selandia Baru. Jalanan sepanjang 39 mil (63 km) dari Twizel melewati Danau Pukaki yang seakan tanpa ujung, berakhir di Desa Mount Cook, tempat Anda bisa melihat puncak bersalju Mount Cook, titik tertinggi Selandia Baru. Di desa ini Anda bisa memilih hiking atau menikmati tur ke Danau Pukaki. Anda juga bisa berkendara menjelajahi banyak jalan di kawasan ini, tapi Mount Cook punya banyak pesona. 

Tips Bepergian

Sudah tak perlu dijelaskan lagi: sebelum Anda berangkat, pastikan Anda mengetahui aturan yang berlaku di negara yang Anda kunjungi. Pada beberapa negara, Anda mungkin membutuhkan SIM tambahan. Jika Anda tidak berbicara bahasa setempat, bawalah buku petunjuk berisi frasa-frasa yang paling sering digunakan untuk referensi.

Dan tentu saja -- berkendaralah dengan aman. Banyak negara yang terkenal akan kecerobohan cara menyupir orang-orangnya (fenomena yang tidak hanya terbatas pada Asia), jadi berhati-hatilah.


Lima Gunung Api Spektakuler yang Wajib Dikunjungi

Gunung Bromo, Indonesia


Untuk aksi vulkanik dan pemandangan yang menakjubkan, Gunung Bromo di Jawa Timur tidak punya lawan sepadan. Gunung setinggi 2329 m di atas permukaan laut ini selalu mengeluarkan asap belerang dan kadang tertutup kabut lebat. Keindahan yang sangat layak untuk diabadikan.



Gunung Bromo adalah gunung “termuda” dari kompleks gunung api Tengger yang luas dan berumur 820 ribu tahun. Dari Gunung Bromo, pengunjung bisa melihat puncak tertinggi di Jawa, yaitu Gunung Semeru, yang aktif mengeluarkan asap dalam jumlah besar tiap 20 menit.

Gunung Bromo memang relatif mudah dicapai (bisa dengan 45 menit berjalan kaki atau menaiki jip dari desa terdekat, Cemoro Lawang). Tapi kondisinya tidak selalu aman. Dua turis meninggal karena terkena ledakan batu pada 2004.

Gunung Hallasan, Korea Selatan

 
Gunung Hallasan, puncak tertinggi di Korea (1950 mdpl), termasuk dalam kelompok gunung api Jejudo.

Ada sekitar 4 ribu jenis hewan dan 1800 tumbuhan yang menjadikan Hallasan sebagai habitat mereka. Lihat juga danau kawah Baekrokkdam di puncak. Baekrokkdam atau “Danau Seratus Rusa” yang indah mengilhami cerita rakyat tentang peri-peri yang turun dari langit untuk bermain dengan rusa putih. Banyak turis yang mengunjungi Hallasan pada musim semi untuk melihat mekarnya bunga azalea di pegunungan.

Gunung ini juga cukup mudah didaki. Jalur sepanjang 10 km dapat selesai Anda jalani dalam sehari.

Gunung Aso, Jepang

 
Kaldera terbesar di dunia ini (lebarnya 24 km) memiliki kuil pemujaannya sendiri. Gunung Aso adalah penanda Jepang yang paling terkenal dan penghasil uang untuk prefektur Kumamoto di Kyushu, Jepang.

Atraksi utama di Gunung Aso adalah danau kawah berwarna biru muda yang beruap di Gunung Nakadake. Kereta gantung akan mengangkut turis menuju puncak gunung api, dan di sana ada kompleks yang penuh dengan kios oleh-oleh serta jajanan. Di pinggir kawah juga ada semacam trotoar yang tertata rapi. Di Aso, Anda juga akan menemukan sekumpulan tempat pemandian air panas.

Gunung Pinatubo, Filipina

 
Gunung Pinatubo tidak sekadar “pulih” dari bencana ledakan besar pada 1991, tapi kini juga menjadi sumber pemasukan untuk lokasi utama olahraga ekstrem.

Pada 1991, Gunung Pinatubo mengeluarkan ledakan vulkanik terbesar kedua dunia dalam 100 tahun terakhir. Ledakan itu menyebabkan suhu dunia turun 17,27 derajat Celsius dan korban tewas mencapai 800 orang. Kerugian financial ditaksir sekitar $ 250 juta.

Dua dekade kemudian, kota-kota di sekitar Gunung Pinatubo hidup dari sektor pariwisata karena ledakan legendaris tersebut.

Anda bisa melakukan pendakian ekstrem di Angeles City serta paket-paket berkendara di antara aliran lahar Pinatubo, yang bentuknya berupa kolam lumpur raksasa berisi materi vulkanis. Ada juga kegiatan terjun payung dan tur udara seharga $ 55 per orang.

Gunung Fuji, Jepang


Tidak mungkin menulis tentang gunung api utama di Asia tanpa memasukkan Gunung Fuji dalam daftar. Gunung Fuji atau Fuji-san adalah gunung tertinggi di Jepang dan ikon nasional atas keindahan pemandangan dan ketinggiannya (3776 m).

Selain menjadi tempat paling utama untuk berfoto dan memamerkannya ke teman-teman atau keluarga di rumah, Gunung Fuji adalah lokasi olahraga ekstrem bagi pencari adrenalin. Setiap musim panas, sekitar 200 ribu orang mendaki gunung ini. Waktu yang mereka butuhkan antara 4-8 jam. Ada juga “sekolah” dan pusat paragliding di area parkir stasiun Gotemba kelima.

Pengunjung bisa saja tidak beruntung datang ke Gunung Fuji saat berawan. Sebagai gantinya, Anda bisa mengunjungi Hakone yang permai di timur Gunung Fuji, serta Lima Danau Fuji, di utara gunung api.


Mengalami Empat Musim di Great Ocean Road

Great Ocean Road mungkin adalah jalan paling istimewa di negara bagian Victoria, Australia. Jajaran karang setinggi 45 m bernama Twelve Apostles berdiri di lepas pantai Taman Nasional Port Campbell dan sering menjadi titik perhentian terakhir dari perjalanan melintasi Great Ocean Road yang menghubungkan antara Torquay dan Warnambool sepanjang 243 km.

Bagi saya, hal yang paling menarik dari Great Ocean Road adalah bagaimana saya merasa seperti mengalami empat musim dalam satu kali perjalanan. Cuaca Victoria yang suka berubah-ubah seenaknya makin menambah kesan saya.


Batu-batu yang disebut 12 Apostles di Great Ocean Road, Australia. Foto: Olenka Priyadarsani

Bersama seorang teman, saya berangkat pagi-pagi menggunakan mobil. Dari pusat kota Melbourne, tempat saya tinggal saat itu, kami menuju ke arah Geelong di tenggara. Dari Geelong, kami menuju ke Torquay, sebuah kota kecil yang secara resmi menjadi awal dari Great Ocean Road. Selain mulus, jalan ini juga menawarkan pemandangan yang luar biasa indah.

Di Torquay, kami menikmati indahnya pantai biru, yang merupakan pemandangan jamak ketika melintasi jalan ini. Jalan pinggir pantai antara Torquay, Lorne hingga Apollo Bay menyajikan keindahan luar biasa. Apollo Bay merupakan sebuah kota kecil yang terletak di sebuah teluk. Tempat ini kini menjadi salah satu tujuan wisata, walau mungkin masih kalah dengan kota tetangganya, Lorne.

Di Apollo Bay, kami berhenti sejenak untuk melepas lelah dan menikmati santap siang. Saat itu adalah bulan Februari, masih musim panas di Australia. Matahari bersinar terik dan saya melihat banyak orang berselancar. Ada juga jajaran toko yang menjual peralatan selancar serta menyediakan kursus.

Perjalanan dilanjutkan, dan kali ini jalanan tidak melintasi pinggir pantai. Justru bagian ini yang membuat saya sangat terkesan. Teriknya matahari hilang digantikan oleh mendung yang menggelayut, saat itu kami tengah melewati hutan hujan dengan berbagai macam tumbuhannya. Langit tertutup rimbunnya dedaunan dari pohon-pohon besar di sisi kanan dan kiri jalan.

Bila Anda ingin lebih banyak mengeksplorasi alam di Australia, di Cape Otways, tidak jauh dari Apollo Bay Anda dapat bergabung untuk melakukan bushwalking — berjalan melintas hutan.

Hujan lebat mengguyur sehingga kami harus menghentikan mobil sejenak di pinggir hutan. Cuaca yang tadinya panas disiram air hujan, menggugurkan dedaunan pohon. Seperti musim gugur yang datang terlalu cepat.


Aktivitas bushwalking di sepanjang Great Ocean Road, Australia. Foto: Olenka Priyadarsani

Karena guyuran hujan hanya sebentar, ketika kami melintasi padang-padang rumput, tinggal titik gerimis yang menyapa. Bau tanah basah dan rerumputan menciptakan suasana yang mirip dengan musim semi. Kami berhenti sebentar untuk melihat sapi-sapi yang dibiarkan begitu saja di padang rumput yang luas. Pemandangan ini tentu sulit didapati di Indonesia yang sebagian besar hewan ternaknya dibiarkan di dalam kandang dan hanya digembalakan sesekali saja.

Setelah melalui Princetown, kami kembali menyusuri pantai hingga tiba di tujuan utama, yaitu Twelve Apostles di Taman Nasional Port Campbell. 

Twelve Apostles


Karang tinggi yang terbuat dari batu kapur berjajar membentuk formasi yang luar biasa indah. Walaupun disebut Twelve Apostles – atau 12 rasul – sebenarnya jumlah karang yang masih berdiri saat ini hanya  delapan. Twelve Apostles  merupakan pemandangan alam di Australia yang paling sering difoto. Karang-karang ini terbentuk dari erosi hantaman ombak samudera. Awalnya karang besar tergerus sedikit-sedikit  membentuk gua dan tebing yang lama-kelamaan terkikis hingga membentuk pilar-pilar kapur yang sangat tinggi hingga mencapai 45 m.

Akibat hantaman air laut yang keras, beberapa pilar runtuh. Namun akibat erosi yang kuat, ada kemungkinan tebing-tebing yang menghadap ke samudera akan membentuk pilar-pilar baru di masa datang.
 

Waktu yang terbaik melintasi Great Ocean Road


Musim semi pada bulan Agustus-Oktober mungkin merupakan saat yang paling tepat untuk berkunjung ke Australia di bagian selatan, termasuk melintasi Great Ocean Road. Iklim di sini adalah subtropis. Pada musim dingin, walau suhu relatif tidak terlalu dingin (hanya mencapai sekitar 4 derajat Celcius), angin dari arah kutub akan merasuk hingga ke tulang.

Sementara itu pada musim panas di Victoria, suhu dapat mencapai lebih dari 40 derajat Celcius di siang hari. Anda mungkin akan merasa tidak nyaman dengan suhu yang terlalu tinggi. Di musim semi, selain suhu udara yang sesuai, panorama sekitar akan lebih indah. Anda akan dapat melihat rumput-rumput yang mulai menghijau di perjalanan.  

Jarak tempuh antara Melbourne hingga Twelve Apostles yang sering menjadi perhentian terakhir cukup lama, hingga mencapai 5 jam perjalanan. Ada baiknya Anda menginap paling tidak semalam demi kenyamanan menikmati panorama Victoria di Australia. Mari berlibur ke Negeri Kanguru!


Sunday, 5 June 2011

Misteri Wisata Seks Gang Dolly di Surabaya

Lokasi dan tempat wisata seks di Surabaya. Nah, buat yang demen wisata seks ada baiknya anda membaca artikel ini terlebih dahulu. Tau gak sich kalau Indonesia salah satu tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara?...
Berbicara tentang surabaya, Tak lepas dari image dolly. Konon, dolly lebih terkenal ketimbang surabaya. Waktu di BALI , ada orang AUSIE dan BRAZIL yang lebih tahu DOLLY ketimbang SURABAYA!! Hebat banget nama ini. 

Menurut sejarah, Dolly berdiri sejak jaman penjajahan BELANDA. Saya sendiri kurang mengetahui sejak kapan dolly berdiri. Dolly didirikan oleh TANTE DOLLY yang ASELIE keturunan NONIK BELANDA, turunan Tante dolly masih ada hingga kini , tapi ga ada yang ngurusin DOLLY lagi. Sebagai pencetus dan pendiri dolly, tante dolly terbilang sukses. Buktinya , dolly adalah salah satu prostitusi terbesar di asia tenggara mengalahkan Phat Pong di Bangkok, Thailand dan Geylang di Singapura, gila kan?.


Kawasan Dolly berada di tengah kota, berbaur dengan pemukiman penduduk yang padat, di kawasan Putat, Surabaya. Di sana, tak hanya terdengar derungan suara mesin kendaraan yang lewat, tetapi juga ada desahan napas para kupu-kupu malam yang terdengar sayup-sayup di balik kamar sempit.


Kompleks lokalisasi Dolly menjadi sumber rezeki bagi banyak pihak. Bukan hanya PSK, tetapi juga pemilik warung, penjaja rokok, tukang parkir, tukang becak dan lain-lain. Di sana juga terdengar sayup-sayup seorang anak sedang melantunkan ayat-ayat suci, dan kalimat-kalimat bijak di tengah-tengah majelis pendidikan. Kompleks banget kegiatan disini.



Pernah terlintas Dolly dimasukkan icon wisata bagi kota surabaya!!. Hahaha. pingin ketawa jadinya, terjadi kontroversi untuk memasukkan Gang Dolly sebagai salah satu daerah tujuan wisata Surabaya bagi wisatawan mancanegara.



Pihak Pemkot surabaya jelas mikir 20003 kali kalau membuang atau menutup dolly layaknya KRAMAT GANTUNG di JAKARTA, SARITEM di BANDUNG. Kenapa? penghasilan perbulan dari dolly mencapai 34 milyar rupiah!! Bukan HOAX, tapi itulah fakta yang 










 
Copyright 2010 Lowayu Community. All rights reserved.
Themes by Bonard Alfin l Home Recording l Distorsi Blog